Issue: Jack Connors: Managing Succession

Untuk mengganti posisinya sebagai pimpinan puncak Hill Holliday –suatu agen periklanan terkemuka, pendirinya Jack Connors fokus pada orang dalam.

Case Study

Diposkan oleh : HSFAMES Team ( 20 Agustus 2011 )

Rencana penggantian jabatan strategis sering merupakan suatu isu besar bagi suatu perusahaan. Banyak yang melakukannya tidak tepat, sehingga menimbulkan transisi manajemen yang mengganggu jalannya organisasi perusahaan, yang sungguh buruk bagi kondisi moral dan bisnis. Dalam perusahaan, sering posisi kosong tersebut sementara dijabat  oleh senior manajer dan dewan direktur. Untuk  Jack Connors, pendiri dan ketua dari Boston ad agency Hill Holliday, succession planning merupakan masalah pribadi.

Connors, yang mulai melakukan bisnis di tahun 1968 dengan tiga orang rekan, membangun usahanya menjadi salah satu agen periklanan kelas atas, dan lalu menjual ke Interpublic Group (IPG) pada tahun 1998,  dimana saat itu perusahaan pribadi atau swasta diberikan peluang untuk menjual ke salah satu perusahaan public: Sesuai dengan perjanjian, ia diberikan kesempatan untuk memilih penggantinya untuk bekerja dengan pemilik baru. Dalam perjanjian dengan Interpublic,  Connors diminta pemilik baru untuk membantunya paling tidak selama 5 tahun, dan ia menyetujuinya.

” Ini merupakan suatu masalah kepercayaan dan saling menghargai “ demikian menurut Connors , hal yang tak biasa. “Mereka mengijinkan aku untuk memilih pengganti, sebab mereka tahu poin-poin penting yang saya lakukan dalam rapat dewan direktur setiap tahun, untuk mencetak laba “ – They had come to trust my judgment.

Connors percaya atas pertimbangan pribadinya tentang keputusan yang dilakukan dalam tahun 2000, dan berpendapat : “ ketika anda menjual perusahaan, dan tidak memilikinya lagi, muncul  keinginan keras , dan minat ingin menarik kembali.  Hill Holiday selalu berada dalam lintasan pertumbuhan, karena itu penting membawa calon pengganti dirinya yang akan memberikan enerji baru bagi pertumbuhan perusahaan.

Shared Values ( Memberikan nilai-nilai )

Sama pentingnya bagi Connors adalah membawa masuk seseorang ( successor ) yang akan menerima  nilai-nilai yang diberikannya :  tentang pekerjaan , cara berhubungan dan mengatasi  pelanggan dan karyawan atau bawahan, komitmen atas tanggung jawab sosial.  ” Persyaratan penting dalam mencari generasi pemimpin mendatang, bagi saya adalah yang mampu memiliki nilai-nilai yang pernah saya lakukan, dan saya akan katakan bahwa hal lain yang paling penting lainnya adalah seseorang yang memiliki komitmen dan loyalitas tinggi terhadap pelanggan / client, sehingga menimbulkan saling menghargai antara pimpinan puncak perusahaan dengan pelanggan ( antar CEO ).

Connors tahu siapa yang diinginkan sebagai penggantinya dari orang dalam perusahaan, dan pernah melontarkannya setengan bercanda, yaitu “ anaknya yang ke lima “.

Bagi  Connors pilihan idealnya adalah  Mike Sheehan. Ia adalah orang dalam perusahaan, yang telah menjabat sebagai creative director di Hill Holliday. Masalahnya adalah bahwa  Sheehan telah meninggalkan perusahaan pada tahun 1999, setelah bergabung selama lima tahun. Connors yang sangat memahami dirinya, melukiskan dia sebagai seorang “salesman,” memiliki keyakinan akan mampu menarik Sheehan untuk memegang jabatan kosong, dan meggantikannya kelak. . ” Tidak ada  short list,” demikian Connors . ” Tidaka ada daftar “ . Hanya  Mike. Mungkin ada yang lain dapat menggantikannya, tetapi bagi saya tetap “ Mike “ , sebab menurut saya ; Mike memiliki kombinasi antara kemampuan intelek, rasa humor tinggi, berbakat, dan paling penting dia memiliki nilai kemanusiaan. “  That’s why he stood head and shoulders above anybody.”

Connors menyadari, apabila  Sheehan telah menyatakn “ no” , ia mungkin harus mulai melihat keluar perusahaan dengan pertimbangan yang bijak dan dewasa, sebagai pemimpin puncak.  ” Ini bukan tipe saya mempertimbangkan orang luar perusahaan, ” demikian Connors ” Saya lebih menyukai untuk mempromosikan orang dalam perusahaan”  . “ Saya merasakan bahwa banyak sekumpulan orang dalam agency besar memiliki ambisi dan ego yang berlebih terhadap dirinya masing-masing, tapi bagi saya dan Mike perasaan tesebut tidak ada “. “ Ini masalah kita semua untuk berbuat yang terbaik demi kepentingan perusahaan., semua client, masyarakat yang memiliki ketergantungan pada kami untuk mendapatkan sebagian dari kami ( charity ) “.

Pilihan terhadap Sheehan, yang telah mengambil alih sebagai presiden pada tahun 2001, menunjukkan dengan jelas bahwa Connors akan segera meninggalkan posisinya sesuai rencana.  ” Disaat saya menujuk Mike untuk bergabung dengan Hill Holiday sebagai presiden , saya menjabat sebagai Ketua dan CEO perusahaan . “ Saya mengatakan kepada Mike bahwa dalam waktu 3 tahun dari sekarang ( waktu penempatan Mike ), Saya akan angkat mengangkat anda sebagai CEO.

Time to Go ( Sa’atnya pergi )

” Dalam masa satu tahun sebagai presiden , Saya memanggil Mike ke ruangan, dan mengatakan ; lupakan waktu tiga tahun.’ hal itu merupakan suatu refleksi kedepan untuk menunjukkan kemampuannya, tetapi juga saatnya untuk saya mengundurkan diri.

Connors tetap menjabat sebagai Ketua, dan saat ini jabatan yang disandangnya sebagai “ chairman emeritus” , dan menyatakan bahwa seorang ketua berhak untuk mundur,  apabila anda nanti menggantikannya. “ Apabila semuanya telah terjadi, saya akan banyak terlibat lebih dalam  pada aktivitas sosial, yang pernah saya lakukan. .”

Dalam keterlibatan Connors untuk mempertimbangkan penggantian pimpinan puncak       ( succession ) dengan berhasil, ia mengemukakan bahwa hal ini akan banyak terjadi dalam suatu bisnis atau organisasi perusahaan. Sebuah perusahaan yang berorientasi keuntungan, yang tujuan akhirnya adalah mengembalikan uang atau keuntungan kepada para pemegang saham IPG,” . ” Selama bergabung dengan perusahaan, kewajiban kami lainnya adalah memperhatikan orang-orang yang bekerja pada perusahaan, yang telah memberikan pengabdian atau dedikasi sebagian hidupnya dalam rangka mencapai tujuan akhir perusahaan tersebut. Dan ini merupakan misi penting, bukan hanya sekedar masalah mereka kami bayar.

Perilaku yang sama baiknya harus juga diberikan pada client.  ” Kami selalu melakukan pekerjaan lebih  dari biasanya, dengan maksud agar mendapatkan sesuatu yang lebih baik “.  Dan Mike telah mengambil alih posisi tersebut, termasuk seni kepemimpinan yang telah ia lakukan, demikian Connors dengan bangga.

Patricia O’Connell is Management Editor for BusinessWeek.com.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s